Selamat datang..Anda sedang mengunjungi situs yang membahas berbagai macam bidang pada kehidupan manusia dengan metode cerita yang mengandung hikmah didalamnya. Harapan kami, cerita dalam situs ini bisa memberikan manfaat yang baik untuk kita semua. Bukan sekedar teladan yang baik, tapi juga mampu membangun kepribadian kita, tentunya ke arah yang lebih produktif; saat ini, dan untuk masa depan nanti! Semoga bermanfaat!

Selasa, 30 November 2010

Aku Mau Kaya

"Bagaimana caranya untuk menjadi kaya?, Aku sudah bosan hidup susah dan tak dihargai orang!!.." Umpat seorang wanita muda sambil mengayunkan tangan dan menggebrak meja tepat di depan adiknya sendiri.

"Sabarlah mba, Bukankah ini hanyalah cobaan ...kita masih bisa makan dan hidup dengan baik kok."Jawab adiknya dengan tenang.

"Sabar...sabar...sabar....Mau berapa lama kamu sabar dengan keadaan seperti ini?.Semenjak Papa meninggal dan Mama sakit keras kita jadi selalu dalam keadaan sulit!!..Kamu tau dulu kita jauh lebih baik daripada ini...kita bisa makan malam dengan mewah..jalan-jalan ke mall..bahkan pergi ke luar negeri...Lihat tuh Linda sekarang sudah punya mobil baru...Vera sudah mau menikah dengan pejabat kaya raya..bahkan Tisno si tukang koran aja sekarang sudah pakai Blackberry Onyx, keluaran terbaru!!".Protes sang kakak

"Maaf mba bukannya aku mau berprasangka buruk akan tetapi kita kan tidak tahu bagaimana cara Linda mendapatkan itu semua..seperti yang sudah kita lihat dia selalu menggunakan pakaian yang selalu terlihat mini baik siang dan juga malam..bahkan aku juga pernah lihat kok..pada malam hari dia membawa seorang teman laki-laki yang membawa mobil mewah masuk ke dalam rumahnya... Diakan tinggal sendiri mba."

"Kalo Vera kan kita sudah sama-sama tahu kalau dia itu punya slogan sendiri yaitu aku tak mau dekat-dekat dengan orang miskin takut ketularan apalagi kalau sampai harus menikah ..itu sudah bukan rahasia lagi, dia sangat terkenal mencari teman yang harus selalu kaya yah paling tidak punya kendaraan sendirilah."Jelas adiknya

"Lain halnya dengan Tisno...walaupun dia tukang koran tapi dia selalu rajin beribadah..5 waktu dalam satu hari loh.. Juga dia tak pernah mengeluh walau harus keliling dagang koran selama 5 tahun belakangan ini. Sampai sekarang dia sudah bisa punya 3 gerai koran dan majalah di ujung perempatan jalan sana, dibelakang kampung, sama didekat sekolah ...bahkan katanya mau membeli motor keluaran terbaru.....Luar biasa!!..jadi menurutku wajar saja jikalau Tisno sukses seperti itu, karena Allah SWT berjanji akan membayar keringat hambanya yang mau bekeja keras di setiap tetesnya...Selain itu dia juga mencintai Rasulullah SAW..menjadikan panutan di dalam hatinya makanya dia rajin berdagang!...Rasulullah kan seorang pedagang"Tambah adiknya

"Ahhhh..kamu ini selalu khotbah saja..bukannya cari jalan supaya jadi orang kaya..ya sudah aku juga mau berdagang..aku bisa menjual diri..toh kakakmu ini ga jelek-jelek banget kok!!..yang penting kita ga terjerat lagi dlm keadaan seperti inilah"

"Masya Allah mba...masa mba mau membuka jilbab dan mananggalkan baju muslim hanya untuk obsesi kekayaan?...Mama dan Papa juga selalu mengingatkan kita untuk selalu menjaga keimanan kita kepada Allah SWT..Ingat iman mba...sayangilah iman kita..jangan biarkan iman runtuh dan hancur dengan hal yg murah!!"Tegas sang adik

"Ah iman!Buang saja imanmu itu ke tong sampah, maka tidak akan ada yang runtuh. Kau akan nyaman, hidup tanpa aturan iman!"

"Justru kalau kita tidak ditertibkan oleh aturan iman., kita akan diperbudak oleh penjajahan hawa nafsu, ini lebih tidak nyaman lagi....mba bagaimana sih?...nyebut mba!!"Tukas sang adik

"Sudah..sudah..aku hanya capek berjualan tumbuh-tumbuhan yang harus dicuci dahulu setiap pagi..ngotor2in tanganku saja!!..sudah begitu ga juga jadi orang kaya!!"

"Mba berjualan sayur bukan sesuatu yang hina ..setiap hari jualan kita laku dibeli oleh ibu-ibu dipasar untuk dimasak dirumahnya dan untuk dinikmati oleh banyak orang...Coba renungkan itu..Jangan menyerah!!"

Keadaan menjadi hening sesaat...Kakak tertunduk dan adik terdiam...Adik menatap kakaknya dengan tatapan yang sedih dan berharap bahwa kakaknya mau mengurungkan niat buruknya tersebut. diambilkannya segelas air putih untuk kakaknya dan ditaruhnya dimeja untuk menenangkan hati kakaknya yang amat ia cintai, satu2nya saudara yang ia miliki saat ini. dan kakak pun meminumnya.

"Terima kasih"Ucap sang kakak.

"Iya Mba..Sama2"balas adik

Sehabis meminum air putih terlihat wajah kakak jauh lebih segar dan tenang. Dan kakak mulai menata hatinya.
Memang keadaan yang amat sangat pelik dapat menjadikan iman seorang manusia menjadi turun dan mungkin saja membuat hilang akal...banyak yang melakukan hal gila demi sesuatu yang sangat ingin dimilikinya dan jelas hanya berlandaskan nafsu belaka..akan tetapi kita masih belum tahu itu benar secara syar'i atau sama sekali malah jauh dari hal itu.

Ketika keadaan sudah jauh lebih tenang untuk sang kakak, maka adik melanjutkan pembicaraan tersebut.

"Banyak yang menganggap bahwa dosa adalah hal yang biasa-biasa saja dengan alasan dia belum tahu yang dilakukan itu dosa apa tidak menurut hukum akidah dan anehnya bukannya mencari tahu hukum yang sebenar-benarnya itu seperti apa..malah dia jadi jauh terjerembab kedalam dunia yang tidak jelas.
Banyak perampok yang menjadikan alasan pekerjaannya itu untuk menyambung hidupnya jadi sah-sah saja menurutnya.
Banyak wanita malam yang menganggap pekerjaannya itu sebagai sebuah anugerah yang luar biasa, karena dia bisa terlepas dari lubang kemiskinan.
Banyak seniman yang menganggap berkarya dengan imajinasi yang melampaui batas dan melanggar syar'i juga merasa boleh-boleh saja.
Banyak juga pengusaha yang terjebak dalam keadaan riba dan menganggap toh itu hanya mencari uang untuk menafkahi keluarga
Banyak pejabat yang harus terlilit dalam kasus korupsi karena urus-mengurus surat harus mengeluarkan miliaran dana rakyat..yang entah kemana larinya uang tersebut.
Banyak orang kaya yang haus akan kehormatan, sehingga membuat nya menjadi suka berbuat semaunya.
Banyak orang miskin yang menyerah dengan kemiskinannya..dan lupa berusaha.
Banyak juga penulis artikel yang terjerat dalam keadaan ujub atau riya juga bangga diri  karena tulisannya sendiri.
Makanya umat muslim diajarkan "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (al-Baqarah: 216)
Masih banyak contoh manusia yang hanya bisa menyalahi keadaan...dan selalu menyalahi keadaan..selalu menyalahi keadaan...dan dijadikan alasan harus berbuat yang jelas-jelas dilanggar oleh hukum akidah!!"Ucap adik dengan tegas.

Sesaat kakak tertegun dengan kata-kata adiknya itu..keluar dengan ikhlas dari bibir tipisnya..dan dengan cara adiknya menjunjung tinggi nilai-nilai akidah dengan tegas..juga keteguhan iman kpd Tuhan seru sekalian alam.. dia selalu ingin menyampaikan yang benar..dalam hati sang kakak juga bangga dengannya.... tanpa berfikir panjang Kakak bergegas menuju kearah adik dan memeluk erat adiknya dengan tangisan yang meledak-ledak.
.
"Astaghfirullahaladzimmm..Apa yang sudah aku pikirkannn???...Masya Allah"

Adik pun menyambut pelukan kakak dengan  segenap cinta.Melihat kakaknya seperti itu adik pun tak bisa menahan rasa sedihnya, tanpa ia sadari bulir-bulir airmata sudah jatuh dari kelopak matanya dan menurun pipi dengan perlahan, lalu jatuh ke bumi

"Allahu ma'i...Allahu naadhiri..Allahu syaahidi!"(Artinya, Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikan aku!)Ucap adik dalam isak tangisnya.

Senin, 29 November 2010

Pemuda Penakluk Syahwat

Di Kota Madinah, ada seorang pemuda yang selalu shalat berjamaah bersama Umar bin Khatab ra. Jika anak muda itu tidak datang ke masjid, Umar pasti menanyakan. Anak muda itu santun dan tampan.
Setiap pergi ke masjid, anak muda itu harus melewati beberapa rumah penduduk. Di antaranya ada rumah yang dihuni oleh seorang gadis cantik. Gadis itu sering melihat pemuda yang setiap hari pulang dan pergi ke masjid. Pemuda itu sama sekali tidak tahu kalau ada seorang gadis cantik yang selalu memerhatikan, bahkan diam-diam mencintainya.

Karena tidak mampu lagi membendung rasa cintanya, gadis itu menceritakan semua perasaannya kepada kaum wanita yang ada di rumahnya.

Seorang wanita tua berkata,"Aku akan membuat tipu daya agar engkau mendapatkannya."

Lalu, wanita tua itu duduk dipinggir jalan. Ketika pemuda itu lewat untuk shalat jamaah seperti biasanya, wanita itu pun memanggilnya.

Dia berkata kepadanya, "Nak, aku ini perempuan tua. Aku memiliki kambing di dalam rumah. Aku ingin minum susu, tetapi aku tidak kuat lagi memeras susunya. Apakah kau bisa menolongku?"

Pemuda mengiyakan. Dia pun masuk ke dalam rumah, dia tidak menemukan kambing. Dia menemukan seorang gadis cantik setengah telanjang yang serta-merta ingin memeluknya. Pemuda itu menghindar. Gadis itu terus merayu dan mengajaknya melakukan perbuatan maksiat yang dilarang oleh Allah Swt. Pemuda itu tetap tidak mau. Gadis berteriak minta tolong. Ketika orang-orang berdatangan memenuhi teriakan gadis itu. Gadis itu bilang kalau pemuda itu mengajaknya berbuat tidak senonoh dan hendak memperkosanya.

Seketika, orang-orang memukulinya beramai-ramai, lalu mengikat pemuda itu. Mereka menyeretnya untuk menghadapi Umar bin Khatab.

Begitu sampai di hadapan Umar, Umar pun kaget melihat wajah pemuda itu, dalam hati ia berdoa,"Ya Allah, jangan kau buat prasangka baikku kepada pemuda ini salah."

Orang-orang menceritakan masalahnya, sebagaimana dikatakan gadis itu. Umar lalu menolehkan pada pemuda yang sudah babak belur itu. Pemuda itu menceritakan apa yang dialaminya.

Umar bertanya,"Apakah kau bisa mengenali wanita tua yang minta tolong kepadamu itu?"

Pemuda itu menjawab, "Ya, aku bisa mengenalinya."

Lalu, Umar mengumpulkan seluruh Kota Madinah. Wanita yang dikehendakinya tidak ada diantara mereka. Tak lama setelah itu ada wanita tua lewat.

Pemuda itu spontan berkata, "Itu dia wanita yang memperdayaiku."

Umar memberi perintah agar wanita tua itu menghadap. Begitu dihadapannya, Umar melepas jubah luarnya dan menyelimutinya pada tubuh wanita.

Lalu, Umar berkata, "Ayo katakanlah dengan jujur padaku, apa sebenarnya yang terjadi. apa yang kau lakukan pada anak muda ini?"

Wanita tua itu akhirnya menceritakan hal yang sesungguhnya, dia tidak berani berbohong. Apa yang dikatakan wanita itu persis seperti tang diceritakan pemuda itu.

Seketika itu, Umar berkata,"Segala puji bagi Allah yang menjadikan orang yang mirip dengan Nabi Yusuf di tengah-tengah kita."



Sumber: Ketika Cinta Berbuah Surga-Habiburahman El Shirazy

Senin, 08 November 2010

Manusia Malam



Jam menunjukkan pukul 2:18...saat ini adalah saat sepertiga malam, dimana pagi akan datang menjelang hanya dalam beberapa waktu lagi...Ada yang sedang tertidur dengan lelap, ada juga yang baru makan malam dan ada juga yang baru terbangun ikhlas untuk melaksanakan shalat malam..Luar Biasa!!... tetapi ada juga loh yang masih diluar rumah dan sedang bepergian..pergi hanya untuk sekedar merenung.... atau malah mungkin sebaliknya, sedang menikmati hingar bingar nya dentum musik malam..
Biasanya mereka siap bepergian dan baru berangkat dari rumah jam 10 malam..(mungkin juga lebih)...Lelaki dengan berpakaian santai dan tetap menjaga kerapian bisa saja langsung melenggang ke arah pusat ibukota dengan kendaraan terbaiknya.. bagi wanita, dengan pakaian "dress" yg sedikit terbuka,make up seadanya,tak lupa memercikkan sedikit wewangian ke tubuhnya, sudah cukup untuk memikat beberapa pasang mata dan melambungkan percaya diri di dlm dada siap berangkat menikmati acara-acara malam yang memang sudah banyak disediakan oleh pengusaha kafe,hotel,resto,dan klub ibukota...
Di sisi lain ada juga seseorang yang suka menghabiskan malamnya dengan sendiri..dengan bermodalkan sebungkus rokok juga softdrink atau kopi yang bisa di beli di minimarket...lalu mulai duduk dan merenung tentang kehidupan..apa yang direnungkan?..Entahlah.."Pribadi berbeda melahirkan fikiran berbeda" begitu sepenggal pepatah bijak yang pernah saya dengar...
Lain pula dengan sisi yang ini.. yang sedang asyik di ruangannya atau kamarnya sendiri dengan mendengar musik dan mencoba menenangkan diri diatas kasur yang sangat nikmat bermerek King Koil untuk memejamkan mata...1 menit.....2 menit...5 menit..30 menit..sampai 1 jam!! ternyata tidur tak kunjung di gapai olehnya..entah mengapa?..mungkin karena fikirannya yang tak bisa berhenti memikirkan pasangan hidup..atau memikirkan usaha yang harus dibangun atau mungkin juga keresahan hati yang sulit untuk dihilangkan karena pelbagai masalah yang kerap hadir di dalam diri manusia...hmmm.....jika sudah begini tidur mungkin sangat mahal harganya.
Akan tetapi ada juga sisi lain yang menceritakan seorang manusia menggunakan malam sebaik-baiknya untuk bermunajat...dengan membuka matanya yang masih berat karena berjuang untuk bangun dari tidurnya, lalu mencari air unuk mensucikan diri..dan mulai mencari arah kiblat untuk mendirikan shalat malam..hingga tetesan airmata yang jatuh tanpa sengaja ke bumi tempat dia berpijak..hingga sampai pada ucapan salam dengan menolehkan kepala ke sebelah kanan terlebih dahulu dan dilanjutkan ke sebelah kiri, ia lalu mengangkat kedua tangannya untuk berdoa.."Ya Allah,Ya Rabb,Aku memohon ampunan kepadaMu dan aku bertaubat kepadaMu atas segala apa yang pernah kulakukan..Tunjukkanlah aku jalan yang lurus Ya Allah..Yaitu jalan yang Engkau beri nikmat didalamnya, bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai dan bukan jalan orang-orang yang sesat....Ya Allah tunjukkanlah jalan yang baik kepada mereka yang belum mengerti tentang manfaat sepertiga malam..yang masih banyak menghabiskan waktu untuk membaca artikel ini..yang masih berkutat dengan pekerjaan, dan yang masih serius dengan games online juga kepada mereka yang sulit tertidur atau memejamkan mata karena masalahnya hingga kepada mereka yang sedang menikmati hingar bingar musik malam...untuk meletakkan kepala yang engkau karuniakan otak didalamnya agar menempel ke tanah..bersujud kepadaMu Ya Allah..Amin."..setelah selesai ia langsung menuju tempat tidurnya yang sederhana lalu berdoa untuk tidur kembali.